QnA Tensile Test – Cara Pengujian Uji Tarik

A. Proses Hipotensa (Persiapan)

  1. Pilih material dan bersihkan material dari karat menggunakan ampelas kasar dan halus.
  2. Kemudian gunakan autosl jika karat masih tetap ada oleskan kotoran dan karat samap bersih.
  3. Tandai material yang akan di uji tentukan 5 garis pada material, seperti garis tengah, garis batas ekstenso, garis batas pencekaman.
  4. Setelah itu berikan kode urutan nomor pada material seperti atas atau bawah
  5. kemudian bersihkan dudukan dan lot sell dari kotoran lain menggunakan majun dan amplas.
  6. Setelah itu periksa mesin uji tarik dan komputer.

 

B. Proses Pengujian

  1. Pastikan jaringan listrik terpasang sesuai sop.
  2. Pasang ragum uji tarik sesuai dengan dudukannya.
  3. Ganti dudukan lotsel dengan menggunakan grif (pelat) atau root (bulat) sesuai kebutuhan.
  4. Ukurlah diameter dan ketebalan benda kerja sebelum di pasangkan ke ragum.
  5. Pasang benda kerja pada ragum penjepit bagian bawah kemudian kencangkan agar tidak terjadi slip saat di pengujian berlangsung.
  6. Turunkan ragum penjepit bagian atas secara otomatis
  7. Pandu material uji tarik dengan tangan untuk masuk pada ragum penjepit bagian atas. Agar benda kerja tidak bertabrakan.
  8. Hidupkan komputer dan pastikan mesin uji tarik terhubung dengan komputer, setting program aplikasi uji tarik.
  9. Berikan data ukuran yang telah di ukur sebelumnya pada program yang digunakan.
  10. Berikan pembebanan maksimal seberat 5 ton untuk pengujiannya.
  11. Periksa kembali material dan mesin uji tarik seperti data nomor yang telah diberikan apa terpasang dengan sesuai pada mesin uji tarik.
  12. Pasangkan ekstenso meter untuk melihat perubahan panjang secara aktual pada material.
  13. Kemudian klik icon “zero” kemudian klik icon “test” setalah itu amati dan analisa material yan sedang di uji.
  14. kemudian jika proses yield sedang terjadi buka ekstenso pada material, jika ekstenso telah dilepas klik ok pada monitor komputer.
  15. Saat proses necking terjadi amati di posisi bagian mana yang akan putus
  16. Jika break telah terjadi lihat pada program data hasil pengujian seperti data table uji tarik.
  17. Buka material yang telah di uji kemudian bersihkan lot sell dari kotoran bekas pengujian
  18. Print data hasil pengujian.

 

Jika ada pertanyaan silahkan klik link ini (melalui email)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: